Free ThoughtDecember 27, 2010 1:45 pm
Hari minggu lalu tepar satu minggu kepergian sahabat saya. seorang sahabat yang, sejauh saya bisa mengingatnya adalah sebuah pribadi yang ceria, semangat, dan selalu penuh senyum. Pratiti Mahardika Fitri, sahabat yang saya kagumi akan kemampuannya membuat dan merubah suasana menjadi gembira, hangat dan menyenangkan. 19 Desember 2010, 02.45 WIB sang Khalik memanggilnya pulang.
Setelah hampir 3 bulan berjuang melawan penyakitnya (yang pada akhirnya dokter memvonis dengan kanker kelenjar getah bening), Ika (panggilan akrab saya dan kawan lainnya) mengalami gagal jantung, akibat terlalu lelah sekian lama bertahan dan melawan. *sedih…*. 4 tahun lalu kami bertemu, dalam sebuah seremoni penerimaan karyawan baru di perusahaan tempat saya bekerja kini, dan sedikit lebih mengenalnya setelah mengikuti outbond bersama. dilanjutkan dengan training dan acara gathering lainnya. saya ingat, dulu waktu Ika masih lajang, saya sering bertandang ke kost salah seorang kawan yang letaknya tak jauh dari kost Ika, tapi tak sekalipun saya pernah mampir ketempatnya. hingga kini, saat telah berdomisili dengan keluarganya yang tak terlalu jauh dari kediaman saya sekarang pun, saya tak pernah sempat bertandang. dan saya menyesal…
Pak Sonny, salah satu senior di kantor, begitu sayang kepada Ika, dengan pribadi nya yang begitu ceria. Pernah satu kali sebelum Ika menikah, pak Sonny mengadakan farewell party ke Bandung khusus buat Ika dan mengundang beberapa sahabat seangkatan lainnya, namun sayang Ika tidak hadir. Pak Sonny pun yang mengatur keberangkatan kami semua ke Temanggung khusus untuk menghadiri pernikahan Ika saat itu, sekaligus acara liburan bersama di Jogja.
Satu hal yang selalu saya ingat dari Ika…setiap kali bertemu, setiap saya datang ke kantornya, dia selalu berkomentar tentang penampilan…about how do i look that day. "eh…kok kamu gemukan??", "ih, bajunya gak kekecilan tuh??!!", "wah, kamu kurusan sekarang…gak makan yah??", "kamu kapan nikah…aku udah mau punya anak lagi nih…", "memeddd….." (panggilan dia ke saya). dan satu hal yang akan selalu saya ingat, saat terakhir kali saya menjenguknya sebelum dia masuk ICU, "kamu jangan lupa ibadah med…shalat jangan ditinggal…kalo orang sakit kan lebih dekat sama Tuhan, makanya aku pesan itu…" … *glassy eyes…*. dan terakhir almarhumah dalam kondisi kritis di ICU, beruntung saya masih diperbolehkan masuk dan berbicara kepada Ika. Beberapa hal saya sampaikan untuk membuatnya semangat dan bertahan hidup (meski dalam kondisinya yang kritis)…saya melihatnya menitikan air mata meskipun dalam keadaan setengah sadar. tampak seperti menahan sakit dari kanker yang telah menyebar hingga lambung dan tulang belakang. dan Tuhan memang baik, Dia memberi Ika pembebasan atas rasa sakitnya. Ika meninggal dengan tersenyum, tampak seolah Ika terbebas akan penderitaan…dan ikhlas. Saya sempatkan minggu pagi itu untuk mengantar seorang sahabat saya ke tempat peristirahatan terakhirnya. seorang sahabat yang akan selalu dikenang akan keceriaan, kegembiraan dan kebahagiaan yang selalu ia tularkan.
good bye my Pratiti Mahardika Fitri. May Allah reside you in His heaven with peacefulness.
"seorang sahabat mungkin adalah salah satu hal yang tidak akan pernah memperoleh gelar - mantan"